PERSINAS ASAD Masaran Sragen Gelar Ujian Kenaikan Tingkat, Cetak Pesilat Berkarakter Luhur

·

·

SRAGEN, 1 Agustus 2026 – Pengurus Kecamatan (Pengcam) PERSINAS ASAD Masaran menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Padepokan Budi Luhur, Gronong, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari sistem pembinaan berjenjang untuk meningkatkan kemampuan teknik, mental, disiplin, sekaligus membentuk karakter luhur para pesilat.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen, H. Joko Triyono, secara resmi membuka kegiatan dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa proses kenaikan tingkat di PERSINAS ASAD bukan sekadar pergantian warna sabuk, melainkan wujud keberhasilan pesilat dalam menguasai materi, meningkatkan kedisiplinan, dan membangun karakter.

“Di PERSINAS ASAD terdapat 12 tingkatan sabuk yang menjadi tahapan pembinaan pesilat. Setiap tingkat memiliki materi dan kompetensi yang harus dikuasai. Karena itu, kenaikan sabuk bukan sekadar pergantian warna, tetapi merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menimba ilmu pencak silat,” ujar H. Joko Triyono.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan peserta, H. Joko Triyono juga menyematkan sabuk kepada para pesilat yang dinyatakan lulus ujian. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya tanggung jawab baru untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam perguruan.

Sementara itu, Pembina Pengcam PERSINAS ASAD Masaran, H. Bambang Kuncoro, mengingatkan bahwa pencak silat tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia.

“Teruslah semangat berlatih dan jadilah pesilat yang berkarakter luhur. Prestasi akan semakin bermakna apabila diiringi dengan sikap disiplin, rendah hati, serta mampu menjaga nama baik perguruan di mana pun berada,” pesannya.

Ujian Kenaikan Tingkat merupakan agenda pembinaan rutin yang dilaksanakan PERSINAS ASAD sebagai sarana evaluasi kemampuan setiap pesilat sebelum memasuki jenjang berikutnya. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, PERSINAS ASAD Masaran berkomitmen melahirkan pesilat yang tidak hanya tangguh dalam kemampuan bela diri, tetapi juga memiliki akhlak, disiplin, dan karakter luhur sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembinaan yang mengedepankan keseimbangan antara penguasaan teknik, pembentukan mental, dan penanaman nilai-nilai budi pekerti menjadi ciri khas PERSINAS ASAD dalam mencetak generasi pesilat yang berprestasi sekaligus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Rilis ini telah disusun dengan gaya pemberitaan media nasional yang lugas, objektif, dan siap dipublikasikan di media massa maupun portal berita. (Humas ASAD Jateng)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *