Unik, Dari Pesilat Cilik Hingga Lansia Ikuti Pasanggiri Ngrampal

ยท

ยท

Sragen – Semangat mengikuti Pasanggiri PERSINAS ASAD Kecamatan Ngrampal tidak hanya ditunjukkan oleh pesilat usia dini. Peserta dari kategori Usia Pembina dan Usia Istimewa (lansia) juga tampil penuh antusias dalam kegiatan yang digelar di Padepokan Kebonromo, Ngrampal, Sragen, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Para pesilat dari berbagai kelompok latihan menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan persaudaraan.

Kehadiran peserta usia Pembina dan Istimewa menjadi bukti bahwa semangat mempelajari dan melestarikan pencak silat tidak mengenal batas usia. Mereka tetap aktif berlatih dan tampil dalam Pasanggiri sebagai bagian dari pembinaan serta evaluasi kemampuan.

Pasanggiri tersebut mengusung tema Menjadi Pendekar PERSINAS ASAD yang Memiliki 29 Karakter Luhur. Nilai tersebut menjadi landasan agar para pesilat tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berkarakter, berakhlak, disiplin, dan mampu menjaga persaudaraan.

Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen, H. Joko Triyono, hadir sekaligus membuka kegiatan. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti Pasanggiri, termasuk para pesilat usia Pembina dan Istimewa.

Semangat para peserta dari berbagai kelompok usia tersebut menunjukkan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter sekaligus sarana menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur PERSINAS ASAD. (Humas PERSINAS ASAD Jateng)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *