Semarang (6/9) – Prestasi membanggakan ditorehkan empat pesilat PERSINAS ASAD Klaten yang tergabung dalam kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Klaten pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Berlangsung di GOR Jatidiri Semarang, 2–6 September 2026, kontingen IPSI Klaten berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan empat medali emas dan dua perunggu.
Kontingen IPSI Klaten diperkuat 12 pesilat yang turun pada kategori tanding dan seni tunggal. Dari komposisi tersebut, PERSINAS ASAD Klaten menyertakan lima pesilat kategori tanding.
Empat di antaranya sukses mempersembahkan medali emas sekaligus mengharumkan nama Klaten di ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Empat pesilat peraih emas tersebut yakni Bayu Rahmatullah dari SMP Klaten, Sadika Genta Firdaus dari SMP Klaten, Abdul Fauzan Nur Adhimma dari SMA Klaten, serta Asad Gading Asmaul Khusna dari SMA Klaten.
Pelatih PERSINAS ASAD Klaten, M. Nurhasan Arrosyid, mengaku bangga sekaligus bersyukur atas pencapaian para pesilat. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari proses latihan dan perjuangan yang dilakukan secara konsisten.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih. Harapannya, anak-anak terus tekun berlatih dan selalu siap menghadapi berbagai event yang akan datang,” ujarnya.
Pembina PERSINAS ASAD Klaten, Kolonel Pur Drs. H. Suyoko, M.Si., juga menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan para atlet tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara pembina, pengurus, pelatih, pesilat, dan orang tua.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja sama yang baik dari semua pihak. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan mencapai prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Klaten, Fathulminan, saat melepas para pesilat berpesan agar seluruh atlet bersungguh-sungguh dalam bertanding, menjaga sportivitas, serta memperbanyak doa agar memperoleh pertolongan Allah SWT.
Sementara itu, Sekretaris Pengkab PERSINAS ASAD Klaten, Agus Sunardo menyebut capaian di POPDA Jateng 2026 menjadi langkah penting bagi para pesilat untuk menuju pentas yang lebih tinggi. Menurutnya, peluang untuk membawa atlet Klaten ke level nasional semakin terbuka.
“Selangkah lagi pesilat-pesilat ini menuju pentas nasional. Semoga visi besar ‘ASAD Klaten, Mendunia Barokah’ mulai menampakkan jalan yang terang,” ungkapnya.
Keberhasilan empat pesilat ASAD Klaten menyumbangkan empat emas sekaligus mengantarkan IPSI Klaten menjadi juara umum menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat pelajar di Klaten terus menunjukkan perkembangan positif.
Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kejuaraan tingkat nasional sekaligus melahirkan generasi pesilat berprestasi dari Klaten. (Rizal Lines Klaten)


Leave a Reply