SURAKARTA — Pengurus IPSI Kota Surakarta bersama 32 ketua perguruan silat se-Kota Surakarta menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” di Mojala Coffee Cafe Solo, Selasa (23/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus IPSI Kota Surakarta dan para ketua dari 32 perguruan silat yang berada di Kota Surakarta. Pertemuan menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi antarperguruan di bawah naungan IPSI.
Ketua PERSINAS ASAD Kota Surakarta, H. Suharno, yang akrab disapa Pak Dalang, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kerukunan dan kekompakan di tengah keberagaman perguruan silat.
“Agenda ini untuk mempererat tali silaturahmi dan konsolidasi pengurus IPSI Surakarta, agar kita selalu bisa menjaga kerukunan dan kekompakan. Walaupun berbeda bendera perguruan, kita tetap sedulur. Di gelanggang kita lawan, di luar kita kawan, di bawah bendera IPSI,” ujar H. Suharno.
Menurutnya, persaudaraan menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan pencak silat di Kota Surakarta. Perbedaan perguruan tidak semestinya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Ia juga menyampaikan pentingnya membangun sebanyak mungkin persahabatan di lingkungan pencak silat.
“Mencari satu teman sejati jauh lebih mudah daripada mencari seribu musuh. Di dalam PERSINAS ASAD juga diajarkan kepada kita untuk mencari kawan, bukan lawan,” katanya.
Selain membahas penguatan silaturahmi dan konsolidasi antarperguruan, pertemuan tersebut juga membahas persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Piala Wali Kota Surakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari koordinasi bersama agar agenda kejuaraan dapat dipersiapkan dengan baik dan melibatkan seluruh unsur pencak silat di Kota Surakarta.
Kegiatan “Ngopi Bareng” berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para pengurus IPSI dan ketua perguruan silat dapat saling bertukar pandangan serta memperkuat komunikasi untuk menjaga kebersamaan di lingkungan pencak silat Surakarta.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan doa yang disampaikan oleh Wantim IPSI Solo, Wakil Ketua IPSI Provinsi Jawa Tengah, sekaligus Ketua PERSINAS ASAD Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Sutiyono, M.Pd. turut mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh perguruan silat. Menurutnya, perbedaan perguruan merupakan bagian dari keberagaman pencak silat yang harus dikelola dengan semangat persatuan dan saling menghormati.
Doa bersama tersebut menjadi penutup rangkaian “Ngopi Bareng” sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat harapan agar seluruh perguruan silat di Kota Surakarta senantiasa menjaga kerukunan, kekompakan, dan persaudaraan di bawah naungan IPSI.
Melalui kegiatan tersebut, para pengurus IPSI dan ketua perguruan silat diharapkan terus menjaga komunikasi dan kebersamaan, sehingga pencak silat di Kota Surakarta dapat berkembang dalam suasana yang kondusif, harmonis, dan penuh persaudaraan.
(Humas PERSINAS ASAD)


Leave a Reply